Batusangkar, 5 November 2025 — Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar kembali melepas mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) untuk melaksanakan kegiatan “PMI Mengabdi Jilid V”. Kegiatan pengabdian masyarakat ini mengusung tema “Aksi Kecil, Dampak Besar: Bergerak Bersama untuk Masyarakat Hebat melalui ICD EXPO 2025 di Nagari Bukik Kanduang dengan Tindakan Aksi Bersama Mahasiswa PMI.”

Acara pelepasan berlangsung pada Rabu, 5 November 2025, bertempat di halaman Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah. Sebanyak 40 orang mahasiswa dilepas secara resmi oleh Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res., Ph.D.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I, Prof. Dr. Suswati Hendriani, M.Pd., M.Pd., Wakil Rektor III, Dr. Irman, S.Ag., M.Pd., Kepala Program Studi PMI, Iswadi, M.A., serta dosen PMI, Beni Putra Hanafi, M.Sos.

Dalam sambutannya, Prof. Delmus Puneri Salim menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.

“Mahasiswa PMI adalah ujung tombak universitas dalam mewujudkan visi UIN Mahmud Yunus Batusangkar sebagai kampus yang unggul dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui kegiatan seperti PMI Mengabdi, saya berharap mahasiswa mampu mengintegrasikan ilmu, empati, dan aksi nyata dalam menghadapi persoalan sosial di lapangan. Aksi kecil yang dilakukan dengan niat tulus akan membawa dampak besar bagi masyarakat,” ujar beliau dalam sambutannya.

Kegiatan PMI Mengabdi Jilid V akan berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 November 2025, berlokasi di Nagari Bukik Kanduang, Kabupaten Solok. Program ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis masyarakat yang menekankan kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan sosial melalui berbagai kegiatan seperti edukasi masyarakat, pendampingan kelompok sosial, pelatihan ekonomi kreatif, dan program Integrated Community Development (ICD) Expo 2025.

Sementara itu, Iswadi, M.A., selaku Kaprodi PMI, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan teori yang dipelajari di bangku kuliah.

“PMI Mengabdi bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi momentum penting bagi mahasiswa untuk mempraktikkan nilai-nilai pengembangan masyarakat Islam secara nyata. Melalui pendekatan partisipatif, mahasiswa belajar berinteraksi, mendengar, dan bergerak bersama masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang lebih berdaya dan berkeadilan. Dengan semangat kolaborasi, mahasiswa PMI siap menebarkan nilai kebaikan dan kontribusi positif bagi kemajuan Nagari Bukik Kanduang dan sekitarnya.